Jalan2 ke Bandung

Waktu liburan kemarin saya dan keluarga saya menghabiskan waktu di bandung. Kami menginap di salah satu hotel bintang 5 di daerah Merdeka. Wuih, karena liburan, tempat penginapan rata – rata penuh. Jadi setengah terpaksa kami memilih hotel yang ratenya lumayan mahal. Tapi untungnya kami menggunakan travel agoda, jadi harganya relatif di bawah standar rate hotel yang sebenarnya.

Singkat cerita, kami tiba ke bandung hari senin siang. Jalan menuju hotel macet luar biasa. Setibanya di hotel, kami sangat lelah, jadi kami hanya berkeliling kota bandung, dengan sekali-kali nyasar (“̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ). Maklum saja buat kami sekeluarga, itu adalah perjalanan kami dengan menggunakan mobil pribadi. Selain itu jalan2 di Bandung memang banyak yang 1 arah. Sebelumnya aku memang pernah ke Bandung, tapi itu hanya karyawisata dari sekolah. Ayah dan ibu ku pun jika ada tugas luar kota saja baru ke Bandung. Itupun menggunakan travel. Bisa dkatakan kami modal nekad saja jalan2 di kota kembang itu. Untunglah ada gps yang memudahkan kami untuk mencari dan menuju ke suatu lokasi. Hmm, bisa juga dijadikan tips kawan, jika kamu mau jalan2 dengan kendaraan pribadi, dan tidak mengetahui arah menuju tempat tersebut, gps cukup membantu lho. Kalau tidak mempunyai gps, sekarang ȋп̥̥̲̣̣̣î ponsel2 juga sudah banyak yang menggunakan fasilitas gps. Praktis kan? ✽ヾ(ˆ▽ˆ)ノ✽
Kami berjalan-jalan ke sekitar dago, braga dan cihamplas. Tak lupa ke paris van java juga. Hujan terus mengguyur kota ini, tapi tak jadi soal, yang penting bisa keliling kota. Saat itu kami juga hendak berwisata ke tangkuban perahu, tapi sayang karena terjebak macet dan nyasar kami terlambat. Karena taman wisata tangkuban perahu buka dari jam 07.00 sampai jam 17.00.

Akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Diperjalanan pulang kami melihat beberapa warung makanan yang menjajakan sate kelinci. Adikku yang bontot ingin sekali mencobanya. Ayahku pun memberhentikan mobil kami di salah satu warung makan. Sebenarnya buatku, aku tidak tega untuk memakan sate kelinci. Kelinci kan hewan peliharaan yang imut. Tapi ȋп̥̥̲̣̣̣î merupakan tantangan kuliner. Jadi aku pikir aku harus mencobanya. 1 porsi sate kelinci dikenakan biaya rp. 20.000 isinya 10 tusuk. Rasanya seperti daging kambing. Bumbunya juga meresap. Tapi pada akhirnya aku hanya makan 1 tusuk. Tak tega aku membayangkannya kawan.

Masih lapar, kami pun mencari rmah makan, lalu akhirnya menjatuhkan pilihan di dapur sunda. Tempatnya sangat nyaman. Kita boleh makan di meja makan, lesehan atau di saung. Lebih enak makan di saung, ditemani temaram lampu minyak dan gemericik air muncrat di tepi saung. Aku memesan hot chocolate dan sate ayam. Walaupun suasananya ”ndeso” tapi perlengkapannya modern. Satenya saja disajikan dengan hot plate “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ . Untuk 6 orang dngan 5 jenis makanan yang berbeda dan porsi keluarga, kami menghabiskan uang sekitar rp. 210.000. Mungkin karena suasana rmah makan yang nyaman jadi tergolong mahal. Tapi kami kenyang (sluprr)

Keesokan harinya jam 06.00 pagi kami brangkat ke tangkuban perahu. Karena masih pagi jalan masih sepi kawan, dan tidak khawatir mengebut. Kami menyempatkan diri berfoto di hutan yang kalau tidak salah di jadikan tempat syuting film petualangan sherina. Keren sekali tempatnya. Pohonnya tinggi2. Tinggal d jakarta dengan kawasan yang hiruk pikuk dengan bangunan berdempetan dan tinggi, susah sekali mendapat udara yang bersih. Selain itu, karena tinggal di pesisir pantai, rasanya senang sekali ke daerah pegunungan. Rasanya sesuatu banget “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ .

Kami tiba di tangkuban perahu, tepat jam tujuh pagi. Nampaknya kami pengunjung no dua. Yang lucunya, karena kami semua mengenakan jilbab kami disangka orang malaysia. Karena tarif untuk wisatawan domestik dan luar negeri berbeda. Kami dikenakan biaya rp. 10.000 per orang dan rp 5.000 untuk biaya kendaraan. Mobil bisa masuk sampai atas kawah, tapi jika menggunakan bis hanya sampai terminal bis. Nanti kita bisa berjalan kaki sekitar 1 km, atau bisa menggunakan mobil elf yang disediakan oleh pengurus taman wisata tersebut.

Sesampainya di kawah, amazing, subhanallah keren abis. Bagus buat foto2. Sayangnya kami tidak turun ke kawahnya karena tidak cukup waktu. Karena sepi berfoto pun enak, tak banyak orang “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ .dan jangan lupa mengenakan pakaian yang agak tebal karena udara di situ sangat dingin apalagi di akhir tahun. Gunakan juga kacamata berframe gelap karena silau sekali. Dan terakhir datanglah pagi hari karena kalau sedikit siang kabut mulai turun, jadi keindahan kawah sedikit tertutupi.

Kami meneruskan perjalanan 6 km ke arah subang, tepatnya ke sati ater. Jalan menuju sari ater merupakan turun dan lapang, karena terdiri dari 3 lajur kendaraan. Di samping kanan dan kiri terhampar kebun teeh. Bagus juga untuk berfoto apalagi jika pepohonannya sudah tinggi. Kami tiba di sarl ater jam 09.00. Ohh ya, jika ingin mengisi bensin, ada baiknya dilakukan ketika di pom bensin sebelum ke arah tangkuban perahu. Karena jarak pom bensin terdekat ke tangkuban perahu kira 25 menit, jika tidak macet.

Tiket masuk ke sari ater rp. 18.000 per orang plus kendaraan rp. 10.000. Tp kalau menginap di hotelnya tiket masuk dan berendam di kolam air panas kelas satu gratis. Kami saja hanya berendam di kolam kelas 2. Biaya masuk rp. 20.000 per orang, dan jika ingin berendam di kamar mndinya untuk 1 orang dikenakan biaya rp. 40.000. Tidak membawa baju berenang? Di dalam disediakan kios perlengkapan renang. Tapi kalau menurutku akan mahal biayanya. Jadi lebih baik bawa sendiri. Kami berendam sekitar 30 menit. Itu saja sangat membuat kami pusing. Dan kami bergegas mencari tempat untuk makan siang. RM bang Ijun kalau tidak salah. Kami makan di tempat itu. Karena plang depannya menggoda selera, 1 porsi paling murah rp. 13.500. Gratis teeh botol, dgn menu ayam bakar, nasi, tempe & tahu, sambel serta lalapan. Mantabs. Suasana perdesaan banget. Kami makan di lesehan, dan di samping kami tepat kolam ikan dan air terjun. Sangat ciamik. Yang paling enak di RM ȋп̥̥̲̣̣̣î adalah tahu gorengnya. Yummy. Sampai2 nambah tahu buat di gado, “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮

Setelah kenyang kami melanjutkan perjalanan ke trans studio. Sama seperti jakarta, belum lengkap rasanya ke jakarta jika tidak ke dufan dan monas. Begitu pula ke bandung. Belum ke bandung namanya jika belum trans studio bandung. Trans studio sendri letaknya di bandung super mall, lingkar selatan. Kalau di bandingkan dgan dufan, memang lebih besar di dufan. Tapi wahananya mgkin dibuat lebih kreatif dan inovatif. Harga tiket sebenarnya Rp. 150.000. Tapi karena kami ke tempat itu pada saat liburan harga tiketnya Rp. 200.000 per org. Dan pembelian kartu Rp. 10.000 untk 2 org. Sedangkan untuk akses VIP dikenakan lg biaya Rp. 200.000 per org. Wahana dibuka jam 9 pagi sampe jam 10 malam

Ada 20 wahana permainan di arena ini. Kami memainkan 14 wahana. Yang paling menyenangkan adalah di wahana dunia lain dan science center. Di wahana dunia lain ternyata tak seseram wahana rmah hantu yang lain. Tapi yang paling mengejutkan ketika kami terfoto dgn tampang cengo karena menurut kami wahana itu tidak seram, dan kemudian malah dikagetkan oleh 2 org kru yg menyamar menjadi hantu. Karena kagetnya, adikku refleks memukul hantunya, otomatis kami semua terbahak. Jika org lain keluar dgn muka pucat dan ketakutan, kami malah tertawa-tawa, ☃ƗƚαªƗƚαªƗƚαªƗƚαª☃ ada2 saja. Hal itu tentu saja membingungkan orang2 yg hendak masuk wahana trsebut.

Di wahana science center, yang paling aku senangi adalah permainan face age dan kasur paku. Face age adalah permainan untuk melihat wajah kita di masa yang akan datang. Batas usia sampai 70 tahun. Ada 3 pilihan efek yg dpt dilihat, yakni efek sinar UV, asap rokok dan kegemukan. Seru lho bsa tau kira2 wajah kita kaya apa pas ύđ∂h tua “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ . Trus kasur paku. Kaya debus gitu deh, tiduran di atas ratusan paku yang disusun menyerupai kasur. Kalau kata pemandunya jika tidur di atas kasur tsbt dan merasakan sakit di bagian tertentu di tbuh kita, maka harus diwaspadai, mgkin saja kita terkena suatu penyakit. Sangat bermanfaat. \(˘⌣˘)/

Kami brmain sampai jam setengah 8 malam. Ke hotel bru setelah itu pulang ke jakarta. Nah kawan-kawan begitulah pengalamanku, semoga bermanfaat ya ƪ(◦”̮◦)┐ ƪ(◦”̮◦)ʃ┌(◦”̮◦)ʃ

One Comment Add yours

  1. Pingback: URL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s