08 Agustus 1988, Pemberontakan 8888

PEMBERONTAKAN 8888 adalah pemberontakan yang terjadi pada 8 Agustus 1988 di Rangoon (sekarang Yangoon), Burma (sekarang dikenal dengan nama Myanmar), dan baru berakhir pada 18 September 1988. Pemberontakan itu merupakan pemberontakan nasional terbesar di Burma. Para pelajar memulai dengan sebuah demonstrasi di Rangoon, tetapi kemudian para penduduk dari segala lapisan bergabung, termasuk pegawai pemerintahan, dan rahib. Dalam demonstrasi itu, pemimpin pelajar mengajukan sepuluh permintaan mengenai restorasi sebuah pemerintahan demokrasi di Burma. Militer membunuh ribuan penduduk termasuk pelajar dan rahib Buddha.
Sebelum pemberontakan 1988, Burma telah dikuasai rezim Jenderal Ne Win yang keras sejak 1962. Kekuasaan Ne Win kemudian jatuh dan militer memaksa penyerahan kekuasaan absolut kepada Jenderal Saw Maung. Selama pemberontakan itu terjadi, ribuan orang terbunuh oleh Tatmadaw (tentara Burma), terutama pada peristiwa Jembatan Merah. Di atas jembatan itu, militer melakukan penembakan saat para pelajar sedang melakukan protes menyeberang hingga jembatan tersebut berubah warna menjadi merah karena darah para korban. Sekarang pemberontakan tersebut dikenang dan dihormati banyak warga Burma. Pada 1995, sebuah film berjudul Beyond Rangoon dibuat berdasarkan kisah nyata pemberontakan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s