Bertemu Rumah Hobit di Wales

on

SEBUAH rumah di sekitar hutan yang terletak di Wales seakan nampak seperti rumah tempat tinggal hobit dalam film The Lord of The Ring. Sang tuan rumah, Simon Dale, awalnya tidak sependapat dengan penilaian tersebut, namun usahanya menepis istilah “rumah hobit” sia-sia.

Meski dirinya tidak mengerti tentang literatur, Simon menyadari bahwa rumahnya yang dibangun menggunakan atap berumput dan berada di kawasan hutan tersebut memang memiliki keterkaitan dengan ciri-ciri rumah hobit seperti apa yang digambarkan Tolkien dalam karangan ceritanya.

Selain mengaku bahwa dirinya bukan merupakan ahli literatur, Simon juga mengaku bahwa dirinya bukan seorang ahli bangunan araupun arsitektur, yang mana hal itu mengejutkan karena ia telah membangun rumah tersebut.

Dalam waktu tiga bulan dan dengan biaya tidak lebih dari £ 3,000 (sekitar Rp 44,6 juta), Simon bersama sang istri, Jasmine, yang telah memiliki seorang anak balita dan seorang bayi, serta ayah mertuanya, membangun sebuah rumah yang nyaman dan dikelilingi oleh suara alam di kawasan hutan. Mimpi Simon yang ketika remaja berniat untuk menbangun rumah di pedasaan bisa ia wujudkan.

Pada tahap awal pembangunan, pemilik kawasan hutan tempat mereka membangun rumah, memang menginginkan ada seseorang yang tinggal di sana agar bisa membantu menjaga hutan. Akibatnya, Simon dan keluarganya tidak perlu untuk membayar tanah yang nantinya akan dibangun rumah.

Keberuntungan memang berpihak padanya. Bahan dasar jerami untuk lapisan atap serta beberapa materi untuk rumah lainnya, didapatinya secara cuma-cuma

Sebuah tiang kawat listrik di dekat rumahnya dipasang kembali sehingga ia bisa mendapatkan sumber listrik. Selain itu, sekumpulan kayu yang hendak dibakar digunakannya sebagai bahan untuk lantai rumah. Untuk jendela rumah berbahan dasar kayu, didapati Simon dari seseorang yang berniat mengganti jendela kayunya tersebut dengan jendela plastik.

Dalam rumah konsep yang digunakan serupa dengan suasana alami diluar rumah. Dikarenakan Simon sangat menyukai benda-benda hasil buatan tangan, kebanyakan furnitur rumahnya merupakan hasil karya buatannya dan juga temannya.

Ada pula furnitur rumah yang merupakan benda-benda bekas. Kesemuanya sesuai dengan Simon dan Jasmine yang memang menginginkan tempat tinggal sederhana.

http://www.mediaindonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s