Ban Meledak Satu Orang Tewas di China

SATU lagi kejadian yang membuat kita harus berhati-hati menggunakan produk China. Seorang pria di Provinsi Zhejiang, China, akhir pekan lalu dilaprkan tewas dan seorang pria lainnya luka serius ketika ban yang digantinya meledak.

Malalui sebuah kamera CCTV, kejadian itu tertangkap jelas menggambarkan mekanik di bengkel Giti yang tidak disebutkan namanya itu terpental melambung kebelakang dan jatuh dengan posisi leher belakang serta bagian punggung lebih dahulu menghantam lantai.

Sopir truk bernama Qian Mou yang kebetulan sedang memperhatikan petugas bengkel bernasib malang itu pun ikut terhempas dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Rakyat Kota Shengzhou dalam kondisi luka serius di bagian wajah, sementara sang mekanik dikabarkan tewas di lokasi kejadian.

Tidak berapa lama petugas langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab dari kecelakaan tersebut. Pihak bengkel Giti menyatakan bahwa Qian Mou bermaksud mengganti ban truk Isuzu yang dibawanya.

Ban yang dibeli supir truk tersebut awalnya masih dalam keadaan baik ketika dipasang. Namun ketika pegawainya mengisikan angin, tiba-tiba saja ban itu meledak menyebabkan pegawai bengkel naas itu terlempar ke udara.

Kecelakaan ini ditayangkan oleh situs YouTube:

Beberapa waktu lalu, lembaga keselamatan lalu lintas jalan raya Amerika Serikat, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menarik sebanyak 450 ribu unit ban yang diimpor dari China. Lembaga ini beralasan bahwa ban-ban buatan China sudah kerap kali pecah di jalan meskipun usia pakainya belum kadaluarsa. (OL-07)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s