The Chinese Art of Goal Setting

on

Ibu Mencius meminta murid Confusius, Zi si, agar mengambil anaknya sebagai murid. Pada mulanya Mencius belajar sungguh-sungguh. Tapi sesudah beberapa hari, perhatiannya mulai berkurang. Suatu hari, saat gurunya keluar, Mencius bersama teman-temannya membolos.
Suatu hari, ketika Mencius pulang terlambat ke rumahnya sepulang sekolah. Sang Ibu yang lagi menenun kain,bertanya : “Mengapa kamu pulang terlambat hari ini?”
Mencius terdiam. Sang ibu merasa ada sesuatu yang salah. Sang ibu menanyakannya lagi.
“Saya bermain kucing-kucingan,”jawab Mencius akhirnya. “Belajar sangat membosankan,”lanjutnya..
Sang ibu yang mendengar jawaban tersebut hanya diam. Namun tiba-tiba, sang ibu memotong benang tenunnya,terus berkata,”Sekarang benang itu putus, dapatkah ibu terus menenun?”
Mencius diam,. “tidak bu”katanya.
“Demikian juga dengan belajar. Jika kamu berhenti di tengah jalan, kamu tidak akan berhasil.”
Nah, apa hikmah dari cerita singkat berikut??
“kita tidak dapat berhenti di tengah jika kita ingin mencapai keberhasilan. Teruslah berusaha keras sampai tujuan akhir tercapai.”
“Never, Never, Never Give Up” (Winston Churchill)

sumber: antonhuang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s