Somalia Bajak Kapal RI, Para ABK Kritis

KEDIRI, KOMPAS.com — Kondisi kesehatan 20 anak buah kapal MV Sinar Kudus dari Indonesia yang dibajak di Somalia, Afrika, terus melemah. Bahkan, 14 awak kapal dikabarkan drop dan seorang di antaranya perlu perawatan.

Kabar perkembangan terakhir ini didapat setelah Masbukhin, salah satu anak buah kapal (ABK) yang disandera, menghubungi keluarganya di Kediri, Jawa Timur, Minggu (10/4/2011) petang.

Dari percakapan itu, Masbukhin yang merupakan Muallim 1 menginformasikan bahwa kondisi kapal dan awak kapal semakin kritis. “Rata-rata karena tekanan psikis serta minimnya makanan dan bahan bakar,” tutur Feby Susilo, adik ipar Masbukhin yang menerima telepon tersebut.

Bahkan, seorang di antaranya, yaitu Slamet Riyadi (58), harus mendapatkan perawatan lebih karena sudah tidak mampu lagi berjalan.

“Karena kondisinya itu, Pak Slamet dirawat di dek kapal paling bawah,” imbuh Feby. Oleh sebab itu, di akhir percakapan, Masbukhin berkeinginan agar kesepakatan dari negosiasi dipercepat.

Selain itu, ia juga berharap pemerintah tidak menggunakan aksi militer demi keselamatan para awak. “Harapannya, ini segera berakhir tanpa ada aksi militer,” ujar Feby.

Seperti diberitakan, pada 16 Maret lalu, kapal bermuatan nikel dari Pomalaa, Sulawesi Tenggara, dengan tujuan Rotterdam, Belanda, dibajak perompak di perairan Arab. Awalnya, para perompak meminta tebusan 2,6 juta dollar AS. Tebusan kemudian bertambah menjadi 3,5 juta dollar AS.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s