Registrasi Kongres PSSI mulai Bermasalah

JAKARTA–MICOM: Setidaknya delapan suara yang akan mengikuti kongres PSSI masih terkatung-katung, karena permasalahan registrasi. Padahal nama delegasi mereka sebelumnya ada dalam kongres PSSI yang batal di Riau.

Hingga hari H (20/5) penyelenggaraan kongres PSSI, persoalan registrasi anggota kongres masih belum juga tuntas.

Delapan suara tersebut antara lain milik dua Pengprov yakni Pengprov Sulut, Pengprov Sumut dan enam club yakni Persiwangi Banyuwangi, Deltras Sidoarjo, Mitra Bola Utama, Periba Super (Bangkalan), Perseka Kaimana, dan Persium Sumbawa.

Salah satu delegasi Nusa Indah FC, Catur Agus Saptono, mengaku persoalan delapan suara tersebut akibat tidak mendapat undangan dari pihak panitia kongres. Padahal Catur mengaku, mereka sebelumnya mengikuti kongres di Pekanbaru.

“Mereka ga dapat undangan buat hadir di kongres ini, padahal kami pengurus resminya. Ini kan aneh, kenapa kongres ini malah gak dapat undangan,” ujarnya kepada wartawan di kantor PSSI, Jakarta, Jumat (20/5).

Catur mengaku, sehari sebelum hari H, pihaknya telah mengadu kepada pihak panitia, namun pihaknya tidak mendapatkan alasan yang jelas.

“Sejak dibuka registrasi ulang kemarin (19/5) kita ada beberapa yang selesaikan, dan kita disuruh tunggu sampai jam 5 sore. Kemudian diundur sampai papat pleno KN (Komite Normalisasi) sampai jam 7 malem. Kita disuruh tunggu lagi sampai jam 10 malam tapi enggak ada kabar lagi,” ujarnya.

Bahkan Catur mengaku kecewa atas sikap panitia yang dinilai mengabaikan urusan tersebut. “Semalam panitia malah ngumpet. Padahal ini hadir semua di Pekan Baru, tiba-tiba hari ini malah enggak bisa datang,” ujarnya.

Pihaknya sendiri hingga saat ini terus berupaya untuk meminta keterangan dari pihak panitia kongres.

“Kita akan kejar terus, sampai jelas. Kita curiga, tanpa sepengetahuan pengurus bisa diubah delegasinya. Seperti di Pekan Baru. Kita ingin klarifikasi semua, kan ada adminsitrasinya. Dari awal kan mereka bilang akan lebih transparan,” pungkasnya. (OL-12)

Barca tidak akan menampilkan Abidal secara total di Final Liga Champions

BARCELONA–MICOM: Pemain belakang Barcelona Eric Abidal mengaku sempat khawatir dirinya tidak akan bisa bermain sepak bola lagi setelah dia didiagnosa menderita kanker hati pada Maret lalu.

Bek Prancis berusia 31 tahun itu kembali tampil pada bulan ini setelah menjalani operasi pada pertengahan Maret lalu. Meski begitu, Abidal tetap mengaku tidak yakin bisa bermain kembali.

“Ketika dokter menyebut saya menderita kanker, saya memikirkan yang terburuk, tidak bisa bermain sepak bola lagi. Dan itu adalah hal pertama yang saya tanyakan kepada dokter,” ujar Abidal.

Abidal menyebut menderita kanker membuat dia memiliki pandangan berbeda tentang segala hal. Dia mengisahkan telah menjual mobilnya dan menyerahkan uang hasil penjualan tersebut untuk amal. “Saat Anda memiliki masalah seperti yang saya hadapi, mobil tidak memiliki fungsi apa pun.”

Abidal mengaku dirinya tidak yakin bisa bermain selama 90 menit kala Barcelona berhadapan dengan Manchester United di babak final Liga Champions, 28 Mei mendatang. Namun, dia terus berlatih agar bisa tampil dalam laga tersebut.

“Iker” Si Gurita Ramal Real Capai Final Liga Champions

Metrotvnews.com, Benalmadena: Seekor gurita bernama Iker, yang meramalkan dengan tepat hasil dua pertandingan terakhir “classicos” antara Real Madrid dan Barcelona, meramalkan bahwa Real akan melaju ke babak final Liga Champions.

Iker meramalkan Real akan mencapai final ajang itu di Stadion Wembley di London, Inggris, pada 28 Mei nanti. Ramalan itu ditunjukkan saat Iker memilih memakan seekor ikan sardin dari sebuah tabung kaca yang dihiasi dengan lambang klub tersebut, bukannya dari tabung yang dipasangi lambang klub Barcelona. Iker melakukan itu di Sea Life Aquarium di Kota Benalmadena, Spanyol, Selasa (26/4).

Gurita seberat 16 kilogram itu, dinamai menurut kiper Real Iker Casillas, juga telah meramal hasil imbang 1-1 saat Real melawan Barcelona dalam pertandingan Liga Utama Spanyol (La Liga) pada 16 April lalu dan kemenangan 1-0 Real atas klub Catalan club tersebut dalam pertandingan final Piala Raja empat hari kemudian.

Kedua tim raksasa Spanyol itu akan kembali berhadapan dalam pertandingan pertemuan pertama babak semi final Liga Champions di stadion Real, Bernabeu, Rabu atau Kamis (28/4) dini hari waktu Indonesia. Leg kedua akan berlangsung di Stadion Barcelona, Camp Nou, pada 3 Mei mendatang. Tim Spanyol mana pun yang nantinya maju ke final akan menghadapi Manchester United atau Schalke 04.(Ant/DOR)

sumber : Metro TV News

Barcelona Yang Terluka Akan Balas Dendam Atas Real

Madrid (ANTARA/AFP) – Barcelona, setelah terluka karena kekalahan di final Piala Raja, kini keluar lagi dari markas mereka untuk melakukan balas dendam atas saingan utama mereka Real Madrid pada pertandingan leg pertama semi final Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu.

Ini merupakan pertemuan ketiga kedua tim bebuyutan papan atas Spanyol itu dalam waktu 12 hari dan Barcelona berusaha mempertahankan rekor mengesankan mereka di Bernabeu, sekaligus balas dendam atas kekalahan 0-1 di perpanjangan waktu Piala Raja ketika mereka dikalahkan Real lima hari lalu.

Piala itu merupakan yang pertama bagi pelatih Jose Mourinho sebagai pelatih baru Real Madrid dan kini pelatih dari Portugal itu mengincar Piala Eropa ke-10 bagi Madrid, dalam usahanya menjadi pelatih pertama yang meraih gelar juara Liga Champions pada tiga klub berbeda.

Mourinho dipermalukan Barcelona ketika gawang mereka dicocor 0-5 November lalu, tetapi Real akhirnya berhasil menahan Barca imbang 1-1 pada laga liga di kandang menyusul kemenangan di Piala Raja.

“Kami dapat mengatasi mereka dalam dua pertandingan, kami baru melakukan hal itu,” kata Mourinho, “Tidak alasan bagi kami untuk tidak mengalahkan mereka di Liga Champions karena, karena kami berhasil menahan mereka kemudian mengalahkan mereka.”

Sejarah berada pada klub Madrid itu ketika mereka tampil lebih baik atas Barcelona dalam dua semi final sebelumnya pada Piala Eropa 1960 dan baru-baru ini pada empat besar Liga Champions 2002, ketika Madrid akhirnya mendapat piala kemenangan pada kedua kompetisi itu.

Barcelona maju ke semi final Liga Champions untuk keempat kalinya dan pelatih Pep Guardiola berharap timnya tampil lebih bagus ketimbang musim lalu ketika mereka dikandaskan tim asuhan Mourinho, Inter Milan, pada babak yang sama.

Barcelona mengalahkan Osasuna 2-0 Sabtu dan mempertahankan jarak delapan poin atas Real dan sedang mendekati gelar juara La Liga untuk ketiga kalinya berurutan.

Tetapi Guardiola mengakui timnya mendapat pengaruh dari panjang dan padatnya kompetisi musim ini.

“Kami akan berangkat ke Madrid tidak dalam kondisi fisik terbaik, tetapi kami datang dengan penuh minat dan rasa percaya diri pada diri kami masing-masing,” kata Guardiola.

“Kami mengakui bahwa Madrid mungkin difavoritkan tapi kami pergi ke Bernabeu untuk menyerang, menciptakan gol dan mencoba memenangi pertandingan,” katanya.

Lionel Messi mencetak golnya yang ke-50 musim ini di Osasuna dan melahirkan gol dalam tiap tiga kunjungan mereka ke Bernabeu dan Barcelona bersemangat dengan hasil dua kemenangan dan satu seri dalam tiga laga mereka di ibukota negara itu.

Gol yang diciptakan Messi dan David Villa pada akhir minggu, mengakhiri paceklik gol dalam 11 pertandingan semua kompetisi, merupakan pembangkit semangat bagi Barca tetapi cedera yang dialami pemain dari Brazil Adriano menjadi perhatian besar mereka di lini pertahanan tim.

Bek murni Adriano akan absen pada laga akhir musim karena mengalami cedera paha, jadi pelatih Guardiola kelihatannya harus mengamati kapten Carles Puyol yang sedang berjuang mengatasi masalah otot serta pemain Prancis Eric Abidal yang dalam penyembuhan sertelah menjalani operasi tumor hati.

Real beruntung

Real lebih beruntung karena pemain depan dari Argentin Gonzalo Higuain dan pengatur serangan dari Brazil Kaka kembali lagi beraksi setelah lama beristirahat.

Higuain mencetak hatrik dan Kaka membuat dua gol ketika Real menang 6-3 atas Valencia Sabtu, sehingga semangat tim ini amat kuat karena dukungan pemain inti mereka itu.

“Dia (Kaka) tampil amat fantastis dalam posisinya, saya amat menyukainya,” kata Mourinho, “Juga amat fantastik atas kepercayaan dirinya.”

Mourinho mengistirahatkan pemain kunci seperti Pepe, Marcelo, Xabi Alonso dan Cristiano Ronaldo, yang mencetak gol kemenangan dalam final Piala Raja, tetapi timnya timpang dengan absennya bek tengah berpengalaman Ricardo Carvalho yang sedang dihukum.

Pemain tengah dari Jerman Sami Khedira juga tidak turun lapangan karena menderita cedera otot, jadi pemain dari Prancis Lass Diarra diarahkan untuk menggantikannya.

http://id.berita.yahoo.com

Satu Kaki Barca di Semifinal

Barcelona – Barcelona tampil dominan di kandang sendiri kala menghadapi Shakhtar Donetsk. Barca menang 5-1 dan satu kaki mereka kini sudah menapak di babak semifinal Liga Champions.

Skor 5-1 yang diraih Barca setidaknya sangat memudahkan mereka untuk laga kedua di kandang Shakhtar. Los Blaugranas memang belum pasti lolos, tapi angka telak itu setidaknya sudah memberikan bayangan tempat di semifinal.

Dalam laga ini, Barca tampil dominan sejak babak pertama dan tampak nyaman memainkan permainan mereka seperti biasanya. Mulai dari penguasaan bola, operan, hingga jumlah tembakan ke gawang, Barca mengungguli Shakhtar.

Jalannya Pertandingan

Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Camp Nou, Kamis (7/4/2011) dinihari WIB, Barca unggul setelah Lionel Messi melakukan pergerakan di dekat pertahanan Shakhtar. Bintang asal Argentina itu kemudian mengirimkan operan kepada Andres Iniesta.

Bola sempat membentur bek Shakhtar sebelum akhirnya jatuh di kaki Iniesta. Lewat sebuah sepakan, gelandang asal Spanyol itu melepaskan sepakan ke tiang dekat dan gol! Barca 1, Shakhtar 0.

Barca memperbesar keunggulan ketika laga memasuki menit 34. Kali ini giliran Iniesta yang menjadi arsiteknya.

Umpan terobosannya kepada Dani Alves diselesaikan oleh bek asal Brasil itu dengan sebuah tendangan kaki kanan dari jarak dekat. Bola pun bersarang di tengah gawang Shakhtar. Barca unggul 2-0.

Statistik menunjukkan bahwa Barca benar-benar mendominasi jalannya babak pertama ini. Los Cules melepaskan 10 tembakan dengan empat di antaranya on target. Sementara Shakhtar hanya tiga dan tak satu pun yang mengarah ke gawang.

Barca juga memenangi penguasaan bola dengan persentase 70:30.

Barca pun mengawali di babak kedua dengan meyakinkan. Memasuki menit ke-53, pasukan arahan Josep Guardiola ini memimpin 3-0 atas tim tamu.

Gol ketiga Barca diciptakan oleh Gerard Pique. Xavi Hernandez menjadi pendulang assist untuk gol ini setelah umpan silangnya ke dalam kotak penalti disambar oleh Pique dengan sepakan kaki kanan.

Shakhtar kemudian mempertipis kedudukan menjadi 1-3 di menit 59. Umpan dari Darijo Srna diterima oleh Yaroslav Rakitskiy di dalam kotak penalti. Nama terakhir kemudian melepaskan sebuah sepakan kaki kiri dan Victor Valdes tak mampu menghalau tembakannya.

Namun, kedudukan 1-3 itu hanya bertahan satu menit. Tepat pada menit 60, Barca kembali mencetak gol dan kembali mengubah skor menjadi 4-1.

Umpan Lionel Messi kepada Seydou Keita disambut dengan sepakan kaki kiri. Andriy Pyatov tak mempau menghadang bola yang akhirnya masuk ke pojok kiri atas gawangnya.

Lima menit menjlang laga usai, keunggulan itu kian bertambah setelah Xavi kini giliran menjadi pencetak gol. Dani Alves patut mendapatkan kredit setelah menggiring bola, mengecoh bek Shakhtar dan akhirnya melepaskan umpan kepada Xavi.

Xavi tinggal menceploskan bola ke gawang Shakhtar. Barca unggul 5-1 dan kedudukan tersebut bertahan sampai pertandingan berakhir.

Di akhir pertandingan, Barca tercatat memenangi penguasaan bola dengan persentase 70:30. Secara total mereka melepaskan 19 tembakan, di mana 10 di antaranya on target. Shakhtar hanya melepaskan lima tembakan dan hanya satu yang tepat sasaran.

Susunan Pemain

Barcelona: 1-Victor Valdes; 2-Daniel Alves, 3-Gerard Pique, 16-Sergio Busquets, 21-Adriano Correia (19-Maxwell 77); 14-Javier Mascherano, 6-Xavi, 15-Seydou Keita; 8-Andres Iniesta (20-Ibrahim Afellay 90+1), 10-Lionel Messi, 7-David Villa (17-Pedro 70).

Shakhtar Donetsk: 30-Andriy Pyatov; 33-Darijo Srna, 32-Mykola Ishchenko, 44-Yaroslav Rakitskiy, 26-Razvan Rat; 3-Tomas Hubschman (11-Eduardo 82); 20-Douglas Costa, 8-Jadson (7-Fernandinho 70), 10-Willian (29-Alex Teixeira 75); 22-Henrik Mkhitaryan, 9-Luiz Adriano.

www.detiksport.com

Rooney Sang Penyelamat MU



London – Manchester United memetik hasil maksimal dalam lawatan ke markas Chelsea. Gol tunggal Wayne Rooney membuat ‘Setan Merah’ menundukkan ‘Si Biru’ 1-0.

Dalam pertandingan di Stamford Bridge, Kamis (7/4/2011) dinihari WIB, Rooney berhasil membuat Petr Cech memungut bola dari dalam gawangnya pada menit 24.

Gol Rooney ke gawang Chelsea itu menjadi satu-satunya yang lahir di dalam pertandingan leg I perempatfinal Liga Champions tersebut.

MU pun pulang dengan kemenangan tandang 0-1 atas Chelsea, yang menjadi modal untuk menghadapi leg II di Old Trafford sepekan mendatang.

Jalannya Pertandingan

Chelsea mulai menekan pada menit dua. Jose Bosingwa melepaskan umpan silang yang ditujukan untuk Fernando Torres, tetapi Rio Ferdinand sigap memotong operan itu. Usaha MU menyerang balik setelahnya dengan mudah dipatahkan.

Torres berhasil mencuri bola dan menuju gawang MU pada menit tujuh. Ia memiliki ruang tembak dan menendang bola meski arahnya masih tepat ke Edwin van der Sar di tiang dekat.

MU merancang serangan lewat operan-operan pendek pada menit 11. Bola kemudian dilambungkan untuk dikejar Javier Hernandez, kendati lini belakang Chelsea langsung mengamankannya.

Dari sebuah sepak pojok pada menit 16, bola dikuasai Park Ji Sung yang meneruskan dengan sepakan keras. Bola membentur pemain Chelsea dan menghasilkan tendangan penjuru lagi. Kali ini sepak pojok diambil MU dengan buruk sehingga bola langsung bisa dikuasai Chelsea.

Evra melepaskan kawalan terhadap Drogba pada menit 20. Nyaris saja itu berbuah buruk untuk MU karena Drogba memiliki ruang untuk menembak, kendati bola masih bisa ditepis Van der Sar.

MU memimpin atas Chelsea pada menit 24 lewat Rooney. Dari bola panjang Michael Carrick, bola diterima Giggs di sisi kiri. Ia lantas meneruskan dengan umpan tarik ke arah Rooney.

Chelsea berusaha membalas dan pada menit 31 bola mengarah ke Torres yang berada di kotak penalti MU. Ia berusaha mengontrol bola dengan dada sebelum melepaskan tembakan akrobat. Tapi bola bisa dihalau pemain MU.

Tidak lama berselang, pertahanan MU kembali ditekan lewat umpan silang Bosingwa dari kanan. Rafael berhasil membuang bola untuk menghasilkan tendangan penjuru Chelsea.

Pada menit 35 Torres berlari menggiring bola ke arah gawang MU dan kemudian terjatuh. Bukan pelanggaran dan bek-bek MU terlihat kesal karena menilai jatuhnya Torres terlalu berlebihan.

MU mencatatkan peluang emas pada menit 41. Dari sebuah serangan balik cepat, Rooney menguasai bola di sisi kiri. Usai mengolahnya, ia mengirimkan si kulit bundar ke kotak penalti tetapi masih terlalu tinggi untuk Hernandez.

Serangan masih dialirkan MU. Pada menit 44, Rooney mendapatkan ruang untuk menembak dan bola berakhir di tangan Petr Cech.

Chelsea nyaris menyamakan skor semenit jelang turun minum. Kemelut lahir di muka gawang MU dengan tembakan Torres menghantam tiang gawang MU. Lampard berusaha melakukan rebound tetapi Patrice Evra masih bisa menyapu bola dari garis gawang. Chelsea kemudian kembali menekan hanya untuk menemui barisan ketat pertahanan MU.

Drogba melepaskan umpan silang pada menit 50. Cukup menjanjikan karena di muka gawang MU ada Ramires yang berhasil menanduk bola. Sial untuk Chelsea, bola masih jauh dari sasaran.

Rooney menggetarkan gawang Chelsea usai menerima sodoran bola dari Hernandez pada menit 55. Tapi gol tidak sah karena Hernandez dinilai sudah terjebak offside.

Chelsea kembali menekan. Pada menit 57 Drogba sukses menguasai bola di kotak penalti MU. Dengan membelakangi gawang, ia melakukan tendangan akrobat meski arah bola masih melebar.

Usaha demi usaha masih terus dilakukan Chelsea, seperti misalnya tembakan keras Michael Essien yang masih menyisir di sisi gawang MU pada menit 69.

Van der Sar melakukan penyelamatan gemilang pada menit 74. Torres menyambut bola lambung dengan tandukan yang mengirim bola ke pojok gawang MU, tetapi Van der Sar masih mampu meregangkan tubuh untuk menepis si kulit bundar.

Chelsea mendapatkan peluang emas dari tendangan bebas berjarak 30 meter ke arah gawang MU sepuluh menit menuju bubaran. Tendangan Lampard tepat ke gawang MU meski juga tepat ke pelukan Van der Sar.

Florent Malouda melepaskan umpan silang ke muka gawang MU pada menit 87. Nicolas Anelka dan Evra terlibat duel udara, menghasilkan tendangan gawang dan Evra mendapatkan perawatan.

Chelsea mengklaim penalti di menit injury time usai Ramires dijatuhkan Evra di kotak terlarang. Wasit tidak sependapat. Tak lama berselang, Torres dikartu kuning atas diving, tindakan yang juga memicu amarah pemain MU.

Susunan Pemain

Chelsea: 1-Petr Cech; 17-Jose Bosingwa (John Obi Mikel ’78), 2-Branislav Ivanovic, 26-John Terry, 3-Ashley Cole; 7-Ramires, 8-Frank Lampard, 5-Michael Essien, 18-Yuri Zhirkov (Florent Malouda ’70); 11-Didier Drogba (Nicolas Anelka ’70), 9-Fernando Torres.

Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 21-Rafael da Silva (Nani ’51), 15-Nemanja Vidic, 5-Rio Ferdinand, 3-Patrice Evra; 25-Antonio Valencia, 16-Michael Carrick, 11-Ryan Giggs, 13-Park Ji-sung, 14-Javier Hernandez (Dimitar Berbatov ’78), 10-Wayne Rooney.

www.detiksport.com

Nurdin: Perjuangan PSSI Berhasil

JAKARTA, KOMPAS.com – FIFA membentuk Komite Normalisasi untuk menyelesaikan kisruh yang ada di PSSI. Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, mengklaim keputusan itu merupakan hasil perjuangan PSSI agar Indonesia tidak dihukum oleh FIFA.

“Saya sangat bersyukur karena Indonesia tidak dihukum. Hal tersebut jauh lebih penting. Bagi saya itu berarti perjuangan kami agar Indonesia tidak dihukum berhasil. Soal lainnya kami akan mengambil sikap setelah kembali ke Jakarta,” papar Nurdin melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa (5/4/2011) pagi.

Sebagaimana diberitakan, Komite Normalisasi akan mengambil alih Komite Eksekutif PSSI saat ini. Misi Komite Normalisasi adalah menyelenggarakan pemilihan berdasarkan electoral code FIFA Statuta PSSI sebelum 21 Mei 2011. Hal itu untuk mengakomodasi liga yang berada di luar sehingga bisa di bawah kontrol PSSI atau menghentikannya secepat mungkin; dan menjalankan aktivitas PSSI hari demi hari dalam semangat rekonsiliasi demi kebaikan sepak bola Indonesia.

Komite Normalisasi tersebut terdiri dari para insan sepak bola Indonesia, yang tidak akan bisa duduk dalam sebuah posisi di PSSI dan akan bertindak sebagai komisi electoral.

Follow me on Twitter

Error: Please make sure the Twitter account is public.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.